Cara Merawat Mesin Sortasi Agar Tetap Terjaga

Cara merawat mesin sortasi menjadi kunci agar proses pemilahan biji kopi berjalan stabil dan akurat. Mesin ini bekerja terus menerus memisahkan biji berdasarkan ukuran, berat, atau kualitas, sehingga kondisi komponennya harus selalu terjaga. Dalam sistem pengolahan modern yang terhubung dengan mesin kopi.

Perawatan yang tepat tidak hanya memperpanjang umur alat, tetapi juga menjaga konsistensi hasil sortir. Mesin yang bersih dan terawat mampu bekerja lebih halus, minim gangguan, dan menghasilkan biji kopi dengan kualitas yang lebih seragam.

6 Cara Merawat Mesin Sortasi

Cara Merawat mesin sortasi

Mesin sortasi berperan seperti penjaga gerbang dalam alur pengolahan kopi, memisahkan biji terbaik dari yang cacat agar kualitas tetap terjaga. Tanpa perawatan yang tepat, kinerja mesin ini bisa menurun, akurasi sortir melemah, dan hasil akhir ikut terganggu sebelum biji melangkah ke proses berikutnya dan akhirnya bertemu mesin kopi di tahap seduh.

Merawat mesin sortasi secara rutin membuat alur produksi lebih lancar, umur pakai lebih panjang, dan kualitas biji tetap konsisten dari hari ke hari. Dengan mesin yang bersih, terkalibrasi, dan terawat, setiap butir kopi punya peluang lebih besar untuk menunjukkan karakter terbaiknya di dalam cangkir.

1. Membersihkan Mesin Secara Rutin

Debu, serpihan kulit kopi, dan sisa biji sering menumpuk di dalam ruang sortir. Jika tidak dibersihkan, kotoran ini dapat mengganggu sensor, jalur ayakan, dan alur pergerakan biji.

Pembersihan rutin membuat aliran biji tetap lancar. Mesin bekerja lebih ringan, suara lebih stabil, dan risiko tersumbat bisa dihindari sejak awal.

2. Memeriksa Kondisi Komponen Penyaring

Bagian ayakan atau saringan berfungsi memisahkan biji berdasarkan ukuran. Jika bagian ini aus atau tersumbat, hasil sortir menjadi tidak akurat dan banyak biji tercampur.

Pemeriksaan berkala memastikan setiap lubang ayakan tetap terbuka dan presisi. Dengan kondisi yang baik, mesin sortasi mampu menjaga mutu biji yang masuk ke tahap berikutnya.

3. Menjaga Sistem Penggerak Tetap Halus

Motor, sabuk, dan roda penggerak harus bergerak dengan lancar. Gesekan berlebih atau pelumasan yang kurang dapat membuat mesin bekerja lebih berat dan cepat rusak.

Dengan memastikan sistem penggerak selalu dalam kondisi optimal, putaran mesin menjadi stabil. Hasil sortir pun lebih konsisten dan tidak terganggu oleh getaran berlebihan.

4. Mengatur dan Mengecek Sensor Sortasi

Mesin sortasi modern biasanya menggunakan sensor untuk membaca warna, ukuran, atau berat biji. Sensor yang kotor atau tidak terkalibrasi bisa menghasilkan pemilahan yang keliru.

Pengecekan dan pembersihan sensor menjaga akurasi pembacaan. Ini penting agar hanya biji dengan kualitas yang sesuai yang lolos ke tahap pengolahan berikutnya.

5. Cara Merawat Mesin Menghindari Beban Berlebih

Memasukkan biji melebihi kapasitas mesin membuat kerja alat menjadi tidak seimbang. Beban berlebih bisa mempercepat keausan dan menurunkan kualitas hasil sortir.

Dengan menjaga jumlah biji sesuai kapasitas, mesin bekerja lebih efisien. Umur pakai lebih panjang dan hasil pemilahan tetap optimal.

6. Melakukan Servis Berkala

Selain perawatan harian, mesin sortasi perlu servis berkala untuk memastikan seluruh sistem bekerja sesuai standar. Pemeriksaan menyeluruh membantu mendeteksi masalah kecil sebelum menjadi kerusakan besar.

Servis rutin menjaga mesin tetap siap digunakan kapan saja. Dalam alur produksi yang terhubung dengan mesin kopi, hal ini memastikan tidak ada gangguan yang menghambat kualitas dan kecepatan kerja.

Kesimpulan Cara Merawat Mesin Sortasi

Cara merawat mesin sortasi yang tepat membantu menjaga akurasi pemilahan, efisiensi produksi, dan umur pakai alat. Dengan mesin yang selalu bersih, terkalibrasi, dan terawat, kualitas biji kopi akan tetap konsisten hingga masuk ke tahap pengolahan dan penyeduhan

Alan Ramadhani Setiawan

By Alan Ramadhani Setiawan

saya seorang penulis pemula