Trik Penerapan Schema LocalBusiness untuk Mendukung SEO Lokal
Saat ini, banyak orang menggunakan mesin pencari untuk menemukan bisnis di sekitar mereka. Misalnya, seseorang mungkin mencari tempat makan, toko, klinik, atau penyedia jasa yang lokasinya dekat dengan rumah maupun tempat kerja.
Karena itu, pemilik bisnis perlu memastikan bahwa website mereka menyampaikan informasi yang jelas dan mudah dipahami, baik oleh calon pelanggan maupun mesin pencari. Selain menjaga kualitas konten, pemilik bisnis juga perlu memperhatikan data terstruktur atau structured data.
Melalui data terstruktur, website dapat memberikan informasi bisnis dengan format yang lebih terorganisasi. Salah satu jenis data terstruktur yang relevan untuk bisnis lokal ialah schema LocalBusiness. Dengan memahami trik penerapan schema LocalBusiness, pemilik website dapat membantu mesin pencari mengenali identitas, lokasi, dan informasi penting tentang bisnis mereka.
Apa Itu Schema LocalBusiness?
Schema LocalBusiness merupakan jenis data terstruktur dari Schema.org yang menjelaskan informasi tentang bisnis lokal. Pemilik website dapat menggunakannya untuk menyampaikan detail seperti nama bisnis, alamat, nomor telepon, jam operasional, dan alamat website.
Selain itu, schema ini membantu mesin pencari memahami konteks informasi bisnis secara lebih terstruktur. Namun, penerapan schema tidak menjamin website memperoleh peringkat lebih tinggi atau tampilan khusus di hasil pencarian. Google tetap menentukan tampilan hasil pencarian berdasarkan berbagai sistem dan ketentuan yang berlaku.
Trik Penerapan Schema LocalBusiness
1. Pilih Jenis Bisnis yang Sesuai
Pertama, tentukan jenis bisnis yang paling sesuai dengan kegiatan usaha. Schema.org menyediakan berbagai tipe bisnis lokal, seperti Restaurant, Dentist, Store, dan ProfessionalService. Oleh karena itu, jangan memilih tipe secara sembarangan. Misalnya, pemilik restoran dapat menggunakan tipe Restaurant agar data terstruktur lebih menggambarkan jenis usahanya.
2. Lengkapi Informasi Bisnis
Selanjutnya, siapkan informasi bisnis yang akurat dan konsisten. Pastikan informasi tersebut sesuai dengan data yang tampil di website. Selain itu, samakan detail bisnis dengan informasi pada Google Business Profile dan direktori bisnis lain yang kamu kelola. Beberapa properti yang dapat kamu pertimbangkan meliputi:
- name : nama bisnis.
- address : alamat lengkap bisnis.
- telephone : nomor telepon yang dapat dihubungi.
- url : alamat website resmi.
- openingHoursSpecification : jadwal operasional.
- image : gambar yang mewakili bisnis.
3. Gunakan Format JSON-LD
Google merekomendasikan format JSON-LD untuk menerapkan data terstruktur karena pengelola website dapat menambahkan kode tersebut tanpa mengubah susunan elemen utama halaman. Ganti seluruh data contoh dengan informasi bisnis yang sebenarnya. Jangan memasukkan alamat, nomor telepon, atau detail lain yang tidak sesuai dengan kondisi usaha.
4. Tempatkan Schema pada Halaman yang Tepat
Berikutnya, pilih halaman yang benar-benar menjelaskan bisnis tersebut. Untuk bisnis dengan satu lokasi, kamu dapat menambahkan schema pada halaman kontak atau halaman utama yang memuat informasi bisnis.
Sementara itu, bisnis dengan beberapa cabang sebaiknya menyediakan halaman khusus untuk setiap lokasi. Dengan demikian, setiap halaman dapat menjelaskan alamat, nomor telepon, dan jam operasional cabang secara akurat.
5. Periksa Kode Sebelum Publikasi
Sebelum menerbitkan perubahan, periksa kode schema menggunakan alat pengujian data terstruktur dari Google, seperti Rich Results Test. Alat ini dapat membantu menemukan kesalahan tertentu pada kode. Selain itu, gunakan Schema Markup Validator untuk memeriksa kesesuaian markup dengan kosakata Schema.org. Jika alat menemukan kesalahan, perbaiki bagian terkait lalu lakukan pengujian ulang.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Penerapan schema LocalBusiness tidak cukup hanya dengan menambahkan kode. Pemilik website juga perlu menghindari beberapa kesalahan umum.
Pertama, jangan memasukkan informasi bisnis yang berbeda dari konten halaman. Kedua, hindari penggunaan tipe bisnis yang tidak sesuai. Ketiga, jangan menambahkan ulasan atau rating yang tidak benar. Terakhir, perbarui data ketika bisnis mengganti alamat, nomor telepon, atau jam operasional.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, kamu dapat menjaga konsistensi informasi dan membantu mesin pencari memahami data bisnis secara lebih tepat.
Kesimpulan
Trik penerapan schema LocalBusiness mencakup pemilihan tipe bisnis yang sesuai, pengisian informasi akurat, penggunaan JSON-LD, serta pengujian kode sebelum publikasi. Selain itu, pemilik website perlu menjaga konsistensi informasi dan memperbarui data ketika bisnis mengalami perubahan.
Dengan demikian, schema dapat membantu mesin pencari memahami informasi bisnis lokal secara lebih terstruktur. Jika kamu ingin mengembangkan strategi SEO lokal, pertimbangkan layanan jasa seo surabaya dari Punca Digitala sesuai kebutuhan website dan bisnis.
Jurusann Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Mempunyai minat di bidang desain. Dapat menyesuaikan diri saya dengan orang baru, lingkungan baru, dan mudah berbaur dengan orang baru. Mampu bertanggung jawab serta mampu menyelesaikan tugas dengan tepat waktu. Memiliki keinginan untuk terus berkembang dengan cara belajar hal-hal baru.